Back to Kompasiana
Artikel

English

Acc Klub

kesehatan, teknik and umum

Minggu Palma Hari Ini Merupakan Awal dari Minggu Suci

OPINI | 28 March 2010 | 02:17 Dibaca: 109   Komentar: 1   0

Palm Sunday Looking Passion of God

“Blessed is the King who comes in the name of the Lord”

On this day, Jesus was exalted as the simple King (ride on a young donkey), lots of people cheering himself. Jesus knew that this was the beginning of His Passion, when He had to atone for the sins of mankind by His death.

We often see / hear someone honored at some point and some time later that same person will experience an unpleasant thing, whether it happened because of the desire yourself or someone else who did.

[The story just happened to actress Sandra Bullock, moments after she received the Oscar, the symbol of triumph / pride as an outstanding artist in America, she must experience the unpleasant news about her marriage life. Sandra Bullock kindness of his friends (Sandra Bullock is friendly), made she get a lot of support from her friends.]

Life teaches us many things, there is thought and opinion that good deeds will produce a good result, such as tree planting and care will have good fruit / good results and abundant. Processes for treatment / do good things on a continuous basis is less / no fun when not done with a sincere heart.

Many great and holy are those who can follow the example of Jesus moments experienced anything unusual in this week. Christ was truly God. But He did not try to remain equal with God. Instead He gave up everything and became a slave, when He became like one of us. The characters of the world / successful people who you know, they are willing to forget their pride and helping others, will enjoy their success with fun. They proceed, going through an unpleasant, difficult times, before finally enjoying their success. Many of us who want to fast (do not go through) the process, the suffering, and wanted to live happily ever after. As a slogan: “When Young, Spree, Spree. The old, rich. If Died, go to Heaven.” Enjoy the process as a part of life, which will be the memory and spirit boosters when condition is hard or able to understand those who are to proceed in difficult times.

Maybe you’ve heard / read the story of a father who waited for help to deliver to a place because he was having trouble with his horse. At that time the snow season, the father saw several horsemen passed in front of him but not until the last rider, he asked for help. When the last rider asked, “Why did the father asks for help to me and not on some horsemen in front of me?” The father replied, “I saw you and will help in your eyes and I do not see it on the riders in front of us.” So the rider escorting his father to his destination and after that he continued his journey to the white house. The rider is one of American president, Jefferson.

Let us dare to proceed. Like the metamorphosis of butterfly. Initially she was worm ‘bad’, then pupate ‘not good’, and when the process is complete, the butterfly is beautiful. We proceed, time might be difficult and not fun, it’s time to see / understand the stories of people who have undergone the process. We proceed every day, especially in this holy week, we are in invited to learn more about Jesus, ourselves and our fellowmen. With joint efforts, we are able to overcome poverty, because we want to cooperate with each other.

Hopefully we are able to proceed in this holy week.

Bible References:
Luke.19:28-40 + Isaiah.50:4-7 + Psalms.22:8-9,17-20,23-24 + Philippians.2:6-11 + Luke.22:14-23:56
Luk.19:28-40 + Yes.50:4-7 + Mzm.22:8-9,17-20,23-24 + Flp.2:6-11 + Luk.22:14-23:56

HARI MINGGU PALMA Mengenangkan Sengsara Tuhan

“Diberkatilah Dia yang datang sebagai Raja dalam nama Tuhan”

Pada hari ini, Yesus dimuliakan sebagai Raja yang sederhana (mengendarai keledai muda), banyak orang mengelu-elukan diri-Nya. Yesus tahu bahwa ini adalah awal dari masa sengsara-Nya, saat Dia harus menebus dosa manusia dengan kematian-Nya.

Kita sering melihat/ mendengar seseorang dimuliakan pada suatu saat dan beberapa waktu kemudian orang yang sama akan mengalami hal yang tidak menyenangkan, baik hal itu terjadi karena keinginan diri sendiri atau ada pihak lain yang melakukannya.

[Kisah yang baru saja terjadi dengan aktris Sandra Bullock, beberapa saat setelah dia menerima Oscar, lambang kemenangan/ kebanggaan sebagai artis yang berprestasi di Amerika, dia harus mengalami berita yang tidak menyenangkan mengenai kehidupan pernikahannya. Kebaikan Sandra Bullock terhadap teman-temannya (Sandra Bullock tidak sombong), membuat dirinya mendapatkan banyak support dari temannya.]

Kehidupan mengajarkan kita banyak hal, ada yang berpikir dan berpendapat bahwa Perbuatan yang baik akan menghasilkan akibat yang baik, seperti menanam dan merawat pohon yang bagus akan mendapat buah/ hasil yang bagus dan melimpah. Dan proses untuk perawatan/ melakukan hal yang baik secara kontinu adalah hal yang kurang/ tidak menyenangkan bilamana tidak dilakukan dengan hati yang tulus.

Banyak orang hebat dan suci adalah mereka yang mampu mencontoh saat-saat Yesus mengalami hal-hal yang luar biasa dalam minggu ini. Dia (Yesus) yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Tokoh-tokoh dunia/ orang-orang sukses yang anda kenal, mereka yang rela melupakan harga dirinya dan menolong orang lain, akan menikmati kesuksesan mereka dengan menyenangkan. Mereka berproses, mengalami masa yang tidak menyenangkan, saat-saat sulit, sebelum akhirnya menikmati keberhasilan mereka. Banyak dari kita yang mau cepat (tidak mau mengalami) masa proses, masa menderita, dan inginnya hidup dengan bahagia selamanya. Seperti sebuah semboyan: “Saat Muda, foya-foya. Masa Tua, kaya raya. Jika Meninggal, masuk Surga.” Nikmatilah Prosesnya sebagai bagian dari kehidupan, yang akan menjadi memori dan pemacu semangat bilamana kembali mengalamai masa-masa yang sulit atau mampu memahami mereka yang sedang berproses dalam masa-masa sulit.

Mungkin Anda pernah mendengar/ membaca kisah seorang bapak yang menunggu pertolongan untuk mengantarkan ke suatu tempat karena dia mengalami masalah dengan kudanya. Saat itu musim salju, sang bapak melihat beberapa penunggang kuda berlalu di depannya namun baru pada penunggang kuda yang terakhir, dia meminta tolong. Saat di tanya oleh sang Penunggang kuda terakhir, “Kenapa bapak meminta tolong kepada saya dan bukan pada beberapa penunggang kuda yang di depan saya?” Sang Bapak menjawab,”Aku melihat kasih dan kehendak menolong pada matamu dan tidak melihat hal itu pada para penunggang kuda yang di depan itu.” Maka penunggang kuda itu mengantarkan sang Bapak ke tempat tujuannya dan setelah itu dia melanjutkan perjalanannya ke gedung putih. Sang penunggang kuda itu adalah presiden Amerika, Jefferson.

Marilah kita berani berproses. Seperti proses metamorfosa dari Kupu-kupu. Awalnya dia adalah ulat ‘yang jelek’, kemudian menjadi kepompong ‘yang tidak bagus’, dan bilamana proses itu selesai, menjadi kupu-kupu yang cantik. Saat berproses, saat-saat yang sulit dan mungkin tidak menyenangkan, saatnya kita harus melihat/ memahami kisah orang-orang yang telah mengalami proses. Kita berproses setiap harinya, khususnya dalam minggu suci ini, kita di ajak untuk lebih mengenal Yesus, diri kita dan sesama kita. Dengan usaha bersama, kita mampu mengentaskan kemiskinan, karena kita mau saling bekerja sama.

Semoga kita mampu berproses dalam minggu suci ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | | 23 November 2014 | 12:04

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Inilah 3 Pemenang Blog Movement “Aksi …

Kompasiana | | 22 November 2014 | 10:12


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 10 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 18 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 20 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


HIGHLIGHT

Di Bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 13 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 13 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 13 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 13 jam lalu

Peniti Community, Wadah Kompasianer …

Isson Khairul | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: